Sabtu, 18 September 2010

Yang Terdahulu Akan Menjadi yang Terakhir

 Matius 19:27-30, Upah mengikut Yesus
19:27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?"
19:28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
19:29 Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.
19:30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.
Lihat juga Markus 10:28-31

Bandingkan dengan :

* Matius 20:1-16, Perumpamaan tentang orang-orang upahan di kebun anggur
20:1 "Adapun hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang tuan rumah yang pagi-pagi benar keluar mencari pekerja-pekerja untuk kebun anggurnya.
20:2 Setelah ia sepakat dengan pekerja-pekerja itu mengenai upah sedinar sehari, ia menyuruh mereka ke kebun anggurnya.
20:3 Kira-kira pukul sembilan pagi ia keluar pula dan dilihatnya ada lagi orang-orang lain menganggur di pasar.
20:4 Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku dan apa yang pantas akan kuberikan kepadamu. Dan mereka pun pergi.
20:5 Kira-kira pukul dua belas dan pukul tiga petang ia keluar pula dan melakukan sama seperti tadi.
20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
20:7 Kata mereka kepadanya: Karena tidak ada orang mengupah kami. Katanya kepada mereka: Pergi jugalah kamu ke kebun anggurku.
20:8 Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.
20:9 Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
20:10 Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi mereka pun menerima masing-masing satu dinar juga.
20:11 Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
20:12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
20:13 Tetapi tuan itu menjawab seorang dari mereka: Saudara, aku tidak berlaku tidak adil terhadap engkau. Bukankah kita telah sepakat sedinar sehari?
20:14 Ambillah bagianmu dan pergilah; aku mau memberikan kepada orang yang masuk terakhir ini sama seperti kepadamu.
20:15 Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
20:16 Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."
Lihat juga di Lukas 13:30


"Yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu". Perkataan ini muncul dalam dua konteks dalam kitab-kitab Injil. Konteks yang pertamna (dalam Markus 10:31 dengan paralelnya dalam Matius 19:30) merupakan lanjutan dari kisah orang kaya yang tidak mau menjual segala miliknya dan memberikannya kepada orang-orang miskin. Tuhan Yesus mengulas tentang kesulitan yang dialami setiap orang kaya yang mencoba memasuki Kerajaan Allah. Dan Petrus menyahut, "Setidak-tidaknya kami bukan orang kaya; kami telah meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut Tuhan" (Markus 10:28, lihat Ucapan Yesus Yang Sulit, 48 : Unta dan Lubang Jarum). Atas ucapan Petrus ini Tuhan Yesus menjawab bahwa dalam zaman inipun, siapa saja yang telahmeninggalkan sesuatu karena Dia, akan menerima imbalan berlipat ganda, melebihi penganiayaan yang pasti akan menimpa para pengikutnya. Pada zaman yang akan datang mereka akan menerima hidup kekal. Kemudian Ia menambahkan, "Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu".

Apa maksud dan tujuan perkataan dalam konteks ini? Kelihatannya perkataan ini ditujukan kepada para murid. Barangkali intinya ialah bahwa orang yang memberi terbanyak untuk emngikuti Tuhan jangan menganggap bahwa itu menjamin baginya tempat yang utama di Kerajaan Allah. Apa kemungkinan orang bangga atas penyangkalan dirinya dan menganggap bahwa karena itu telah membangun bagi dirinya hak khusus di hadapan Allah. E Schweizer mengatakan 'Tidak ada usaha yang seberapapun besarnya, bahwa penyangkalan diri sekalipun atau kehidupan sebagai pertapa, bisa membuat seseorang menjadi murid. Pemuridan semata-mata ialah anugerah Allah' (E Schweizer, The Good News According to Mark, London, 1971, p 215).

Meskipun orang telah memberikan banyak pengorbanan bagi Allah, ia tidak akan dibenarkan di hadapanNya karena pengorbanannya itu. Bahkan Petrus dan kawan-kawannya, yang telah meninggalkan segala sesuatu untuk mengikuti Tuhan Yesus, bisa saja terheran-heran pada hari penghakiman. Mungkin saja mereka melihat orang-orang lain menerima lebih daripada mereka.

Dalam Lukas 13:30 kata ini (dalam urutan terbalik : ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi yang terakhir) dikaitkan dengan pernyataan Tuhan Yesus bahwa 'orang akan datang dari Timur dan Barat dari Utara dan Selatan dan mereka akan duduk makan di dalam Kerajaan Allah (dalam Matius 8:11 pernyataan ini dihubungkan dengan kisah hamba seorang perwira). Orang yang datang dari empat penjuru dunia yang bukan orang Yahudi. Beberapa orang Yahudi yang mendengar perkataan Tuhan Yesus berkeyakinan bahwa mereka mendapat tempat dalam Kerajaan Allah bersama-sama dengan "Abraham dan Ishak dan Yakub dan semua nabi". Tetapi mereka akan kecewa, sebab mereka akan tertinggal di luar. Tawaran cuma-cuma dari Injil memang ditujukan "pertama-tama orang Yahudi" (Roma 1:16), tetapi bila yang pertama-tama yang dituju itu tidak mengindahkan Injil, maka orang-orang yang bukan Yahudi akan menerima berkat terlebih dahulu meskipun mereka mulai belakangan (lihat Ucapan Yesus yang Sulit, 24 : Jangan Pergi Kepada Orang Kafir).

Dalam Matius 20:16 perumpamaan tentang orangorang upahan di kebun anggur (lihat Ucapan Yesus Yang Sulit, 53: Upah untuk Pekerjaan?) ditutup dengan kata-kata "Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir". Dalam perumpamaan ini orang upahan yang bekerja terakhir menerima upah yang sama pada sore hari seperti orang upahan yang bekerja sejak subuh (jam 5 pagi). Dalam situasi seperti ini boleh dikata sesungguhnya tidak ada yang terdahulu maupun yang terakhir : semua diperlakukan sama. Tetapi akata-kata ini mempunyai penggenapan yang lebih luas dalam pelayanan Tuhan Yesus. Mereka yang jauh lebih pandai dalam memahami dan melakukan Taurat mendapatkan diri mereka tertinggal di belakang orang-orang yang mereka benci karena orang-orang itu menerima berkat dari Kerajaan Allah. Anak laki-laki yang berkata, "Baik Bapa", atas perintah Bapanya tetapi tidak melakukan apa-apa, dengan sendirinya menyerahkan haknya sebagai yang dahulu kepada anak laki-laki yang setelah berkata, "Aku telah mau". Kemudian menyesal dan melakukannya juga. "Demikian juga", kata Tuhan Yesus kepada imam-imam besar dan tua-tua di Yerusalem, "pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah" (Matius 21:28-32). Ini merupakan perkataan yang keras bagi orang-orang yang mendengarnya. Mereka tentunya menganggap ini sebagai penghinaan. Sikap yang sama juga kita jumpai pada banyak orang semacam mereka pada zaman ini. Tetapi pekerjaan Tuhan Yesus memang menjungkir-balikkan banyak hal, dan hari penghakiman akan penuh kejutan.


Sumber :
- FF Bruce, Ucapan Yesus yang Sulit, SAAT Malang, p 225-227
- E Schweizer, The Good News According to Mark, London, 1971, p 215

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Trimaksih atas kunjunganya

Sudah membaca tolong kasi komentar yah Sudah membaca tolong kasi komentar yah ::._Christ_story_.:::